Jakarta – Ketua MPR Hidayat Nur Wahid datang terlambat pada acara pembekalan caleg nasional PKS. Hidayat langsung masuk ke ruangan dan duduk di kursi barisan belakang, yang merupakan barisan wartawan. Continue Reading »
HNW Online: Ketua MPR RI Dr Hidayat Nurwahid, MA memberikan kuliah tamu di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Kebijakan Publik Nasional University of Singapore, Selasa(9/9). Hidayat mengajar dengan tema kuliah “The Future of Political Islam in Indonesia and its Contribution to Regional Stability”. Continue Reading »
KALAU ada pejabat tinggi yang mau tidur di lantaiberalas tikar, dialah Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. Ia melakukan setiap kali mengunjungi ibunda, di Dusun Kadipaten Lor, Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. ”Mas Nur tidak mau tidur di hotel,” kata Septi Swastani Setyaningsih adik bungsu Hidayat Nur Wahid yang memanggil kakaknya, Mas Nur itu.
Nur Wahid memilih tidur di rumah sederhana seluas 15 meter x 10 meter yang ditempati Nyonya Siti Rahayu, 69 tahun, ibunda Nur Wahid. Tidak ada pernik kemewahan di rumah ini. Ruang tamunya hanya diisi satu meja kursi. Di ruang keluarga cuma ada televisi 14 inci.
Di rumah itulah Hidayat Nur Wahid dilahirkan pada 8 April 1960. Ia adalah putra sulung tujuh bersaudara dari pasangan H. Muhamad Syukri dan Siti Rahayu. ”Nama Hidayat Nur Wahid itu pemberian bapaknya,” kata Nyonya Siti Rahayu, 69 tahun. Hidayat berartinya petunjuk, Nur adalah cahaya, dan Wahid artinya satu. Continue Reading »
”Bagi saya kepopuleran itu mengganggu, saya mempunyai privasi yang tinggi, tetapi tetap mempunyai kontribusi yang besar” tuturnya dalam sebuah wawancara<>
Gaya bicaranya mengalir deras, menandakan isi kepala yang penuh meluap ,maka meluncurlah dari mulutnya kalimat demi kalimat yang mengandung hikmah yang membuat kagum pendengarnya Sebagian besar orang mungkin merasa aneh, pada saat semua orang berusaha untuk mencari ketenaran dan popularitas dengan berbagai usaha dan rekayasa yang menghabiskan banyak biaya-bahkan ada yang membombardir media dengan iklan dirinya- ternyata masih ada orang yang justru tidak mau dikenal, malah menghindarinya. Bukan karena tidak memiliki kapasitas dan kompetensi untuk terkenal di jagat intelektual,tetapi ia memang memiliki prinsip hidup seperti itu. Continue Reading »
Sebagai partai dakwah dan memperjuangkan nilai-nilai universalisme islam, momentum ramadhan dimanfaatkan dengan benar-benar oleh Partai Keadilan Sejahtera(PKS) di Belanda untuk membina dan menciptakan kader-kader yang mumpuni secara moral maupun intelektual yang pada akhirnya mereka bisa mengangkat Indonesia dari krisis multidimensional terutama krisis moral dan material. Continue Reading »